Panti Rehabilitasi Bumi Kaheman

KATA PENGANTAR

Pembangunan Nasional pada hakekatnya ditujukan kepada manusia Indonesia seutuhnya dan Masyarakat Indonesia pada umumnya. Dalam hubungan itu penyandang cacat /pasien penderita gangguan jiwa juga pasien-pasien eks,penyalahguna Napza sebagai salah satu satunya masyarakat yang mempunyai kedududkan hak, kewajiban, dan peran yang sama dengan masyarakat Indonesia lainnya di segala aspek kehidupan dan penghidupan.

Untuk mewujudkan kesamaan kedudukan hak , kewajiban dan peran parapenyandang diatas, diperlukan upaya-upaya yang terencana, terarah dan terpadu, sehingga penyandang cacat/penderita gangguan jiwa dan eks, penyalahguna Napza mencapai kemandirian dengan tarap kesejahteraan sosial yang setinggi tingginya.

TENTANG BUMI KAHEMAN

Bumi Kaheman adalah Rumah Rehabilitasi Mental untuk menolong masyarakat / klien yang mengalami gangguan jiwa dan eks. penyalahgunaan Napza, melalui proses terencana dan bertahap sehingga klien dapat kembali kemasyarakat, kekambuhan berkurang, dan dapat hidup mandiri dan produktif.

Pelayanan yang diberikan dilakukan oleh tenaga-tenaga professional (Psikiater, Perawat Jiwa, Pekerja Sosial, DLL) yang telah berpengalaman dengan pendekatan Bio-Psiko-sosialspiritual.

Dalam membina klien, Panti Rehabilitasi kami mengutamakan dengan kesembuhan illahi, pendekatan dengan klien sebagai anggota keluarga (Home Care System) yang patut dikasihi, disamping  itu kami menggunakan Terapy terpadu (Holistik) meliputi :

  • Spiritual (Pendewasaan Iman, Pemulihan Hati, Karakter oleh para Ahli Agama yang berpengalaman)
  • Medis (Psikiater, Psikolog, Dokter Umum)
  • Sosial (Tenaga Terampil / Sosial Worker)
  • Therapy Music (Bagi klien yang berbakat musik)

Panti Rehab Bumi Kaheman didirikan di lokasi dengan susasana pedesaan yang tenang dan nyaman sehingga sangat mendukung proses tahapan penyembuhan / rehabilitasi pasien. Karena kami mengerti bahwa lingkungan sangat berpengaruh terhadap penyembuhan pasien.

Saat ini terdapat lebih dari 50 pasien yang kami bina di Panti Rehabilitasi Kaheman  dan telah banyak pasien yang telah sembuh dan kembali ke keluarga dan lingkungannya dalam keadaan sehat dan tidak ketergantungan narkoba lagi.

LEGALITAS

  1. Keputusan Menteri Sosial Nomor 16/HUK/2017 Tentang Lembaga Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan zat Adiktif Lainnya sebagai Institusi Penerima Wajib Lapor Bagi Korban Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya
  2. Dinas Sosial Pemprov Jabar Nomor 062/5469/PPSKS/14/2017
  3. Izin Kesbangpol Nomor 220/464/Yayasan/Kesbangpol
  4. Surat Tanda Perdaftaran Orsos (TPO) Dinas Sosial Kabupaten Bandung Nomor 062/2891/03/III/Dayasos/2017
  5. Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-7785.AH.01.04. Tahn 2013 tentang Pengesahan Yayasan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia

 


Mengapa Anda Harus Memilih Kami ?

Sasaran Pelayanan disediakan dengan daya tampung 20 orang untuk :

  • Pasien ganggguan jiwa.
  • Pasien Eks, Penyalahgunaan Napza.
  • Remaja bermasalah/ Anak nakal.

Landasan Kegiatan :

  • Kitab Suci Al Qur’an yang diakui sebagai FIRMAN ALLAH.
  • PANCASILA.

Landasan Konstitusional :

  • Undang-Undang Dasar 1945.
  • Undang-Undang No. 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
  • Undang-Undang No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.
  • Undang-Undang No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika.
  • Undang-Undang No. 4 tahun 1997 tentang Penyandang Cacat.
  • Undang-Undang No. 23tahun 1992 tentang Kesehatan.

Landasan Operasional :

  • Pedoman penyelengaraan pelayanan kesehatan jiwa disarana Rehabilitasi Mental, Direktorat Jendral pelayan Medik Depkes RI 2009.

FASILITAS :

  • Ruang Bimbingan Sosial, Psikososial, Konsultasi dan Mushola.
  • Dapur dan Ruang Makan.
  • Taman berkebun.
  • Taman Olah raga.

JENIS PELAYANAN:

  • Pelayanan Rehabilitasi Sosial meliputi :
  • Tahapan persiapan awal melalui pendekatan awal, asesmen dan penyusunan rencana intervensi.
  • Tahapan pelayanan melalui kegiatan Pemeliharaan kesehatan Jiwa, Fisik, Bimbingan Sosial, Psikososial, dan keterampilan.
  • Tahap pengakhiran melalui kegiatan Evaluasi,terminasi, dan Rujukan.
  • Pelayanan Penunjang :
  • Pengasramaan.
  • Permakanan.
  • Konsultasi medic Psikiater.